
EUR/USD meroket selama sesi Amerika Utara setelah Ketua Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell bersikap dovish dalam pidatonya di Jackson Hole, membuka peluang bagi dimulainya kembali siklus pelonggaran. Pasangan mata uang ini diperdagangkan di 1,1718, naik 0,97%.
Pelaku pasar mulai memperhitungkan pemangkasan suku bunga The Fed pada bulan September ketika Ketua The Fed Jerome Powell mengatakan bahwa "Stabilitas tingkat pengangguran dan langkah-langkah pasar tenaga kerja lainnya memungkinkan kami untuk melanjutkan dengan hati-hati sambil mempertimbangkan perubahan pada sikap kebijakan kami."
Ia menambahkan bahwa terdapat "kasus dasar yang wajar" untuk berpikir bahwa tarif akan menciptakan peningkatan inflasi "satu kali". Namun, ia tetap berhati-hati, menekankan bahwa risiko inflasi cenderung naik dan risiko ketenagakerjaan cenderung turun.
Menyusul pernyataan Powell, para pedagang meningkatkan taruhan mereka bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga pada pertemuan bulan September, karena CME FedWatch Tool menunjukkan peluang penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin sebesar 85%, naik dari 72% sehari sebelumnya.
Meskipun terjadi perubahan mendadak ini, hasil pertemuan bulan September masih belum dapat dipastikan. Sebelum keputusan kebijakan moneter, masih ada dua laporan inflasi yang menanti, yaitu Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi Inti (PCE) untuk bulan Juli, Indeks Harga Konsumen (IHK) untuk bulan Agustus, dan Nonfarm Payrolls untuk bulan Agustus.
Dua laporan inflasi yang sangat tinggi dan data ketenagakerjaan yang kuat dapat mencegah The Fed menurunkan suku bunga, sehingga keputusan tersebut akan ditunda hingga kuartal terakhir tahun 2025.(Cay)
Sumber: Fxstreet
Nilai dolar AS melemah di awal pekan setelah ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa memanas terkait isu Greenland. Pasar menilai konflik politik yang dibawa ke jalur tarif berpotensi menggang...
EUR/USD kehilangan poin untuk hari keenam berturut-turut pada hari Rabu, diperdagangkan di bawah 1,1730 setelah mencapai puncak di atas 1,1800 minggu lalu. Pasangan mata uang ini kesulitan di tengah r...
Pasangan EUR/USD bergerak stabil di sekitar 1,1750 pada sesi Asia hari Rabu. Pergerakannya terlihat "nahan" setelah sehari sebelumnya sempat turun tajam dari level tertinggi sejak 24 September. Meski...
Euro rebound di atas $1,16 pada hari Senin (1/12), mencapai level terkuatnya sejak pertengahan November, karena investor mengambil sikap hati-hati menjelang data ekonomi utama Zona Euro dan AS yang da...
EUR/USD bergerak datar pada perdagangan Kamis di kisaran 1,1596, karena likuiditas pasar menipis saat AS libur Thanksgiving. Meski tidak banyak gerak, tekanan terhadap dolar AS tetap terasa seiring me...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...